MENYEBAR BENCI DENGAN CORONA

Corona
Berita Virus Corona
Jakarta - Makin beragama, terkadang orang makin kehilangan nurani. Sialnya kalau ajaran ini disebarkan oleh para pengasong agama yang disebut ustad.
Abdul Somad ceramah. Mengajarkan pada jamaahnya, bahwa virus Corona adalah tentara Allah yang dikirim pada orang di China.
Asumsi dasarnya jelas: Kebencian! Sehingga bencanapun jadi ajang mempertajam kebencian itu.
Dengan bilang virus Corona sebagai tentara Allah, maksudnya mau meyakin-yakinkan diri Allah berpihak pada mereka. Buktinya yang bukan muslim kena Corona. Jadi yang muslim disayang Allah. Begitu kira-kira kesimpulan ngaconya.
Padahal virus Corona gak nanya apa agama orang. Dia nempel ke tubuh siapa saja. Mau muslim. Mau kristen. Mau Kong Hu Cu. Emang virus pikirin.
Virus adalah fenomena alam. Perubahan lingkungan, makanan, kondisi alam, interaksi dengan hewan, obat-obat kimia dan berbagai pola kehidupan membuat makhluk-makhluk mungil itu juga berubah.
Setiap makhluk mencari jalan untuk bertahan dan berkembang biak. Termasuk virus. Ketika dibunuh dengan vaksin, virus melawan dengan menambah daya imun tubuhnya. Makanya virus diberi kemampuan bermutasi. Mengubah struktur selnya.
Begitu seterusnya. Dan manusia dituntut terus untuk menemukan vaksin baru. Tumbuh virus baru lagi. Buat vaksin baru lagi. Begitu saja polanya.
Jadi, Somad mestinya gak usah bawa-bawa tentara Allah. Kalau gak punya pengetahuan tentang itu lebih baik mingkem. Kalau perlu lakban cangkemnya. Ketimbang umat Islam tambah bodoh.
Sekarang Corona juga menyerang Saudi. Ibadah umroh dihentikan. Masa sih, tentara Allah menghentikan orang umroh? Apa virus Corona yang menyerang Saudi adalah tentara desersi? Lalu berniat kudeta. Menyerang Kerajaan Saudi?
Gue heran sama pengajaran agama model begini. Dilalah, pengikutnya mau saja ditipu dengan ketololan dan kebencian. Ujungnya makin memelihara kebencian sambil memeluk ketololan.
Umat seperti apa gang mau diciptakan dengan narasi penuh kebodohan kayak gitu?
Bukan mempercantik agama. Malah jadi bahan tertawaan orang.
Begini Mad. Corona itu virus. Sama seperti berbagai virus lain yang telah menyerang dunia sebelumnya. MERS, Antrax, Ebola, Cacar, PES, Flu burung, Flu Babi. Demikian juga dengan Flu Monyet.
Virus gak punya agama. Kalau dia mau mendekam di tubuh induk semangnya, dia gak nanya agama orang dulu. Lu mau S3 Vatikan atau S3 Sudan juga, jika berdekatan dengan pasien Corona bisa tertular.
Jadi plis. Corona adalah bencana dunia. Ekonomi terganggu. Kehidupan terganggu. Umat Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Atheis juga terkena dampaknya. Meski gak sakit langsung.
Wong bisnis travel Umroh dan haji juga akan kena dampaknya. Pemilik travel kena dampaknya. Karyawannya kena dampaknya. Keluarga karyawan kena dampaknya. Semua, Mad.
Mau mau para jamaah itu diajak umroh ke Monas? Kan gak...
Ajarkan jamaahmu lebih cerdas, Mad. Jangan dipanggang dengan api kebencian melulu. Nanti ujungnya malah jadi teroris. Gunakan akal sehat dan berfikir positif jauh lebih berguna ke depan.
Ceramah yang seperti itu akan semakin menenggelamkan umat ini dalam kubangan kedunguan yang berbahaya.
Sadarlah Mad. Sadar...
"Mas, kalau virus itu tentara, Jenderalnya siapa?"

0 komentar

Tulisan Populer