Kalau Rizieq Mau Pulang, Pulang Aja Sendiri

Habib Rizieq Syihab
Habib Rizieq Syihab
EkoKuntadhi.id - Rizieq kabur ke Saudi. Pulangnya minta dijemput. Agar kelihatan hebat, namanya dijadikan syarat rekonsiliasi oleh kubu Prabowo.
Padahal kalau dia mau pulang, pulang aja sendiri. Rizieq gak dicekal. Gak ada yang menghalangi dia pulang. Rata-rata rakyat juga gak terlalu peduli, mau pulang kek. Mau kabur kek. Paling yang degdegan cuma Firza. Wajahnya bakal semu-semu merah mendengar kabar itu.
Tapi masalahnya dia harus bayar denda overstay di Saudi seharga Rp110 juta seorang. Kalau ditotal bisa keluar Rp 550 juta, untuk semua keluarganya. Caelah, duit segitu mestinya gak perlu repot.
Prabowo punya banyak kuda yang harganya milyaran. Kirim aja seekor kudanya ke Saudi. Harganya bisa nutupin biaya denda. Rizieq bisa pulang. Masih ada duit kembalian, buat beli tiket sama jajan di Bandara. Kenapa harus repot-repot nyusahin negara bikin syarat rekonsiliasi segala.
Bahasa halusnya, tukar tambah.
Tapi masalahnya, yang punya kuda mau gak?
Atau Cendana yang katanya kaya raya gemah ripah loh jinawi itu, bisa keluarin sedikit duitnya. Angka segitu mah, sama anak-anak cendana cuma garuk-garuk doang, bisa kebayar. Gak perlu mikir.
Jika para bohir itu gak mau keluarin duit, kan bisa para laskar dikerahkan bawa kardus di lampu merah. Minta sumbangan buat ongkos pulang imam besar sekaligus bayar denda overstaynya.
Atau kalau 7 juta orang yang numplek di Monas masing-masing nyumbang seribu rupiah saja. Udah lebih dari cukup tuh. Bisa beli tiket, bayar denda plus membeli Rubicon baru.
Jadi masalahnya bukan soal duit denda overstay yang bikin Rizieq gak pulang-pulang. Mungkin ada masalah lain. Tapi masalah apa? Kasusnya sudah banyak yang di SP3 oleh polisi. Otomatis status tersangkanya dicabut. Kasus lainnya juga gak diproses. Terus apa lagi?
Inilah intinya. Rakyat butuh drama. Butuh kisah-kisah heroik. Rizieq piknik ke Saudi. Gak dicekal. Tapi agar kesannya hadir sebagai pahlawan, dibuatlah drama yang menyayat hati. Seorang pejuang, terasing di negeri orang, kelaparan, gak punya duit. Kehujanan, gak bawa payung.
Mau pulang takut. Minta perlindungan pada pemerintah. Sampai kubu Prabowo menjadikannya syarat rekonsiliasi. Padahal apa yang ditakutkan?
"Katanya cowok tulen, sama Firza aja sampai takut kayak gitu," ujar Abu Kumkum.
Kak Emma, bantuin dong. Jangan diem aja...

0 komentar

Tulisan Populer