SUNGKEMAN KEPADA EMAK

Mudik
Mudik
Teman saya paling benci jika saat pulang kampung lebaran, diajukan pertanyaan yang itu itu lagi oleh emaknya yang sudah pikun. "Kapan kamu menika
"Sudah mak, aku sudah menikah..."
"Ohh, syukurlah. Kalau sudah menikah, buru-burulah punya anak. Mak sudah ingin menggendong cucu."
"Mak, anakku sudah empat. Cucu emak semuanya ada tujuh belas. Cucu mana lagi yang mau mak gendong?"
"Berarti kamu sekarang udah tua juga, ya?"
"Iya mak, aku udah tua. Anakku yang paling besar sudah mau kuliah tahun ini."
"Kalau sudah tua, sebentar lagi kamu mati dong. Taruhan yuk, siapa yang nanti mati duluan. Kamu apa emak? Emak masih ada sisa tanah beberapa ratus meter. Kita taruhan tanah aja."
"Mak, ini lebaran. Kenapa harus ngomong soal taruhan sih, itu judi mak."
"Kalo taruhan kayak gitu sih, bukan termasuk judi."
"Tetap judi, mak..."
"Bukan..."
"Judi, mak. Itu judi. Dosa, mak."
"Bukan, menurut emak itu bukan judi. Kalau kamu gak percaya yuk, kita taruhan, itu judi apa bukan..."

0 komentar

Tulisan Populer