KALI INI SOAL MANUSIA INDONESIA

3 Kartu Sakti Jokowi
3 Kartu Sakti Jokowi

Wajar kalau rakyat yang waras lebih memilih Jokowi. Pada Pilpres 2019, Jokowi membawa program baru yang mudah diukur. Dia memperkenalkan tiga kartu sakti.

Kayaknya semua sesuai fokus pemerintah. Kata Presiden Jokowi, jika kemarin dia fokus membangun infrastruktur, kini saatnya membangun SDM. Membangun kualitas manusianya.

Iya sih, SDM bangsa ini perlu dibenahi serius. Kita sudah caoek lihat orang pakai seragam laskar yang kerjanya setiap hari demo. Mau beli beras, nunggu order demo. Mau bayar arisan, nunggu order demo.

Makanya manusia Indonesia perlu dibenahi serius.

Pertama adalah Kartu Indonesia Pintar sampai kuliah. Artinya anak-anak Indonesia semuanya punya kesempatan untuk bisa menikmati pendidikan tinggi.

Kini semua anak Indonesia punya kesempatan seimbang untuk maju. Mau bapaknya kaya. Atau cuma pas-pasan. Anak-anaknya punya peluang yang sama untuk menikmagi masa depan.

Pendidikan adalah tiket paling ampuh untuk meraih kehidupan lebih baik. Jokowi sudah memikirkannya.

Kedua, adalah kartu Prakerja. Nah, kartu ini gunanya bagi para pencari kerja atau orang yang mau menambah skill-nya. Mereka bisa ikut pendidikan vokasi agar siap memasuki dunia kerja. Gratis dong.

Serunya, pemerintah juga merancang, mereka akan mendapat tunjangan juga. Setidaknya untuk ongkos hidup selama belum mendapat kerja.

Ketiga adalah kartu sembako murah. Masyarakat miskin yang pendapatannya di bawah rata-rata bisa membeli sembako dengan harga jauh di bawah harga pasar.

Mereka sudah dapat tunjangan kekuarga harapan. Anaknya mendapat KIP sampai kuliah. Kalau sakit ada KIS. Eh, kini membeli sembako juga bisa lebih murah.

Kalau soal mewujudkan program, Jokowi memang jagonya. Lihat saja. Dulu ia memperkenalkan KIS dan KIP. Toh, selama empat tahun ini semuanya jalan. Lancar.

Indonesia punya jumlah penduduk besar. Sebagian berada pada usia produktif. Jika sejak sekarang ditangani dengan baik, bonus demografi ini akan mendorong bangsa menembus persaingan dunia.

Wajar saja jika seluruh mata internasional menyorot ke Indonesia. Negeri yang punya potensi, tetapi selama ini salah penanganan.

Kini Jokowi serius membenahi. Mempersiapkan bangsanya menuju gerbang kemajuan.

Saya gak tahu, program konkrit apa yang ditawarkan Prabowo-Sandi.

"Mungkin mereka mau mengeluarkan kartu bebas penculikan, mas," ujar Abu Kumkum.

0 komentar

Tulisan Populer